Subscribes
RSS Feed
IWOEL SANGGAR RIAS
image

Sanggar Rias dan Kursus Pengantin


Tempat yang tepat untuk belajar tata rias pengantin tradisional jawa. Berpengalaman lebih dari 25 th, Mencetak perias pengantin yang kompeten di tingkat provinsi maupun nasional.
Kategori
Artikel Terbaru

 

Translate Widget by Google

YANG PERLU DIUTAMAKAN DALAM PERNIKAHAN

image

1. Menyelaraskan Waktu.

Bagi calon pengantin tradisional, disini yang utama libatkanlah yang Maha Memiliki Waktu, secara prinsip tidak ada  waktu  yang tidak baik, tetapi dengan masih kentalnya  adat istiadat daerah  masing-masing, maka hal- hal yang  berkaitan dengan perhitungan waktu masih dipakai dalam penyelenggaraan adat pernikahan. Tentunya hal ini tidak berlaku bagi mereka yang menggunakan tata rias pengantin muslim yang memegang syariat Islam secara murni. Untuk calon pengantin yang beragama muslim lakukanlah sholat istikharah dengan niatan mohon petunjuk ALLAH SWT, agar ibadah pernikahannya mendapat rahmat dari-Nya dan semata-mata karena-Nya. Untuk yang mempunyai orang tua atau pihak yang biasa disebut sesepuh yang masih menggunakan perhitungan adat, calon pengantin "manut" aja, itung-itung bakti pada orang tua atau yang dituakan.

 

2. Anggaran.

Untuk yang  satu ini,  secara umum patut dijadikan acuan. Sesuaikanlah budget jangan sampai maksud sakral dari penyelenggaraan pernikahan menjadi bias karena   anggaran yang kurang diperhitungkan. Memang secara khusus tidak ada ukuran yang pasti untuk penyelenggaraan acara pernikahan. Dari yang sangat sederhana sampai mewah wah pun bisa.

Bahkan ada opini di masyarakat kalau dalam menyelenggarakan hajat perkawinan, terbersit untung rugi. Jangan sampai disaat kita harus menyelesaikan kewajiban kita pada vendor-vendor, terjadi penundaan atau terkesan kurang bertanggung jawab. Seikhlas-ikhlasnya manusia, pasti akan kurang berkenan jika disaat kewajiban sudah ditunaikan saat menghendaki haknya, tertunda. Jadi anggaran disini betul-betul adalah anggaran yang telah dipersiapkan, bukan kita berharap dari adanya sumbangan.

 

3. Tempat

Ini adalah hal yang perlu didahulukan, semua berkaitan dengan anggaran, tamu yang diundang, kenyamanan acara dll. Lingkungan tempat tinggal dapat dijadikan tempat acara kalau toh memang memungkinkan di lakukan, tentunya perlu melibatkan tetangga-tetangga sekitar berkaitan dengan keramaian yang timbul. Apabila menggunakan gedung pertemuan tentunya dipertimbangkan pula kemudahan akses untuk datang bagi tamu undangan, hal tersebut juga perlu juga menjadi pemikiran, walau untuk ukuran jaman sekarang alat transportasi sudah banyak tersedia. "Kebiasaan-kebiasaan" dalam operasional gedung, seperti halnya keamanan, listrik dan segala sesuatu yang berkaitan dengan lancarnya acara digedung layak mendapat perhatian.

 

4. Perias.

Setelah ketiga hal tersebut diatas, yang perlu dipikirkan adalah perias pengantin. Saat ini ratusan perias ada di sekitar kita dari yang senior sampai yang yunior, semua berkompetisi dalam meyakinkan calon pelanggannya. Banyak-banyaklah mencari informasi, dari teman yang sudah menikah, saudara, tetangga, di web site, dan referensi-referensi lainnya. Tidak perlu sungkan untuk sekedar datang di acara resepsi yang ada, untuk melihat langsung hasil akhir dari tata rias pengantin yang ada walau kita tidak mengenalnya. Pertimbangkan pula dengan harga yang ditawarkan, mahal belum tentu baik, murahpun jangan jadi acuan. Mengingat ini adalah insya ALLAH event sekali seumur hidup.

Tidak cukup hanya kelihatan halus tata riasnya, tetapi "pakem" yang dijadikan acuan dari adat tata rias yang dipakai layak pula menjadi pertimbangan, apalagi saat ini banyak sekali secara pribadi, melihat hasil dari riasan melenceng jauh dari pakem yang menjadi acuan, walau tema yang diangkat mengikuti jaman dengan atribut "modifikasi", pihak pengantin atau yang punya kerjapun karena keterbatasan pengetahuannya diam saja, yang ada hanya jadi penyesalan di belakang hari.

 

5. Catering.

Tentunya perlu informasi yang tepat untuk yang satu ini, reputasinya, masakannya, spesial menu yang ditawarkan dan penyajian yang ditawarkan. Masing-masing catering punya taste tersendiri yang berbeda satu sama lainnya. Juga jangan sungkan-sungkan kita orientasi di resepsi yang ada. Tentunya jangan lupa mengambil kartu nama yang biasanya disediakan, berikan catatan kecil di kartu nama tsb untuk memberikan penilaian terhadap jasa catering tersebut. Satu hal yang patut menjadi perhatian, jika kita memang telah memperhitungkan kecukupan tersedianya masakan, dan alhamdulillah berlebih, cobalah untuk meminta tolong pihak catering untuk meneruskan kelebihan masakan ke yang membutuhkan, misal yayasan anak yatim piatu, tetangga-tetangga. Tidak masalah kita tambahkan biaya untuk itu semua, asal tidak mubazir terbuang. Atau dalam kepanitiaaan diserahkan tanggung jawab ini pada mereka yang bener-bener pegang amanah.

6. Decorasi.

Untuk vendor yang satu ini,perlu juga dipertimbangkan terutama berkaitan dengan nuansa yang ingin dikedepankan, tradisional, kontemporer, minimalis, barat, muslim. Banyak vendor yang menawarkan berbagai paket dekorasi, dari mulai dekorasi kamar pengantin, acara dirumah sampai digedung. Berkonsultasilah dengan vendor ini berkaitan dengan tata rias yang akan dipakai, karena banyak yang hanya karena senang dengan nuansa yang ada di contoh yang ditawarkan, ternyata tidak match dengan tata riasnya, sehingga pada saat diambil gambar atau videonya terkesan tidak tervisual dengan baik.

7. Foto/Shooting

Untuk vendor ini, paling-paling mendapat perhatian. Karena sebagus apapun acara yang kita gelar, disaat moment-moment terindah ingin kita dapatkan, ternyata tidak dapat kita dapatkan karena ketidak profesionalan vendor. under construction

8. Undangan.

9. Ucapan Terima Kasih/Souvenir.

10. Jasa WO/EO

Copyright © 2018 RIAS PENGANTIN TRADISIONAL DI SEMARANG · All Rights Reserved