logo

 


 

Konsultasi
SELAMAT DATANG
image

"IWOEL" SANGGAR RIAS & KURSUS


Atas Ijin Allah SWT Kami Persembahkan Kepuasan Dalam Perhelatan Pernikahan Anda Dengan Sentuhan Ketrampilan Yang Terasah Lebih Dari 20 th Oleh Nara Sumber JURU PAES DAN SEMBOGO IBU HJ. A. MANDAR SEMARANG.

 

Translate Widget by Google
RSS Feed

CAMPUR SARI

KEGIATAN HARPI MELATI KODYA SEMARANG

Thea (model) & Ulfa (murid)

HARPI Kodya Semarang dalam kegiatan bulanan berusaha memberikan informasi yang berkaitan dengan dunia tata rias pengantin, kali ini pengisian materi Acara Panggih Adat Pengantin Solo, yang diikuti hampir anggota Harpi Kodya Semarang.

Selesai acara beberapa murid berfoto bersama dengan model.


 

SEBAGAI NARA SUMBER TATA RIAS PENGANTIN MODIFIKASI PADA ULANG TAHUN SANGGAR RIAS DAN SENAM "ELOK" SEMARANG

Thanks for Nita "ELOK" & Thea-model, FG ED Photo

Dalam rangka ulang tahun Sanggar Rias Dan Senam "ELOK" yang beralamat di Jl. Sendang Mulyo Raya, mendapat kesempatan untuk mengisi tata rias pengantin modifikasi. Gaun pengantin modifikasi berbahan beludru dengan balutan rempel bahan keemasan dipadukan dengan rias pengantin soft menjadikan pengantin terlihat elegant.


UJIAN TATA RIAS PENGANTIN SOLO PUTRI

Foto bersama murid-murid usai menyelesaikan ujian Tata Rias Pengantin Solo Putri di TUK A. Mandar Semarang.Syukur Alhamdulillah, semoga atas ijin-Nya ilmu yang ada dapat bermanfaat. Selamat untuk Rudi Zulian- salah satu peserta "kakung" yang mau nguri-uri budaya tata rias pengantin, disela-sela istri yang hamil tua. Joice yang rela jauh-jauh dari Purwokerto, naik motor ke Semarang untuk belajar yang akhirnya kost atas anjuran suami karena sempat "jatuh cinta" mencium aspal. Setyorini, ibu muda yang repot bagi waktu dengan putra yang masih kecil, yang sedang aktif-aktifnya sampai-sampai harus cuti kursus karena "kesleo" waktu gendong putranya.


DIBALIK SEBUAH KESUKSESAN.

Allah SWT telah menggariskan pada setiap kegagalan maupun kesuksesan manusia lewat suatu media yang namanya manusia juga.

Syukur alhamdulillah pada Allah SWT yang telah melahirkan saya lewat ibu yang  bernama Aisun, yang masyarakat mengenalnya dengan Ibu Hj. A. Mandar yang lebih akrab disapa Eyang Mandar. Diusianya yang telah berkepala 7, secara pribadi sebagai putri beliau ataupun sebagai murid, saya benar-benar menaruh respek terhadap beliau. Sosok pribadi pekerja keras, bertangan dingin, tetapi tetap menjunjung tinggi kepribadian masyarakat jawa yang penuh "tata krama".

 

Dalam dunia tata rias pengantin tradisional, Ibu lebih dikenal sebagai juru paes dan sembogo, untuk itu sosok Ibu masih dipercaya untuk duduk sebagai Ketua Umum HARPI MELATI PROV. JAWA TENGAH tentunya berkat dedikasi Ibu selama ini di bidang tata rias pengantin, yang melihat dalam modernisasi saat ini nilai-nilai kesakralan, adat istiadat dan nilai-nilai spiritual dapat tetap berjalan harmonis.Dan saat ini saya melihat ibu sudah saatnya "ngunduh" apa yang selama ini telah diimpikan.

Tetapi semua itu jelas-jelas tidak diperoleh Ibu begitu saja, boleh dibilang 80% perjuangan dalam mewujudkannya penuh dengan kerja keras, terhinakan,  keterpurukan, kesedihan. Kami putra dan putri tau persis bagaimana waktu itu Ibu berkarya. Dan Allaah SWT senantiasa bersama orang-orang yang sabar .

Saat memberi arahan pada para penguji ujian tata rias pengantin Ujian Tingkat Provinsi yang diselenggarakan oleh Diknas Provinsi Jateng.

Puncaknya pada bulan Mei 2011 ini, Ibu oleh tabloid Cempaka (Suara Merdeka Group) dinobatkan sebagai salah satu wanita berprestasi dalam melestarikan budaya di bidang tata rias pengantin bersama dengan "pahlawan" wanita yang lain seperti Anne Avanti Perancang Busana, Rustriningsih Wagub Jateng, Waljinah Penyanyi Keroncong dll.

Selamat ya Bu...kami anak dan cucu turut bangga atas penghargaan itu.Semoga rahmat Allah SWT senantiasa berlimpah untuk Ibu...

Amiin..


 

UJI KOMPETENSI TATA RIAS SOLO BASAHAN DI KAB. KENDAL

Foto bersama murid-murid setelah menyelesaikan ujian Tata Rias Pengantin Gaya Solo Basahan yang diselenggarakan di Kabupaten Kendal."Syukur Alhamdulillah pada Allah SWT, telah memberi kumudahan mulai dari awal mereka masuk sampai mereka menyelesaikan ujian.Dan terima kasih pada Allah SWT,  kami tetap dapat diberi kesempatan untuk berbagi ilmu di bidang tata rias pengantin dengan yang lain, karena semua atas ijin-Nya.



UJI KOMPETENSI TINGKAT PROVINSI JAWA TENGAH.

Foto bersama-sama murid-murid Ujian Tata Rias Pengantin Solo Putri.

Dari kiri ke kanan, belakang... Mba Umbar, Mba Ira, Jeng Maulidia, Mba Asti, Mba Yossy. Selamat atas pencapaiannya di ujian ini, semoga dapat bermanfaat untuk kedepannya.


UJI KOMPETENSI TATA RIAS PENGANTIN YOGYA PAES AGENG

ft kompetensi

 

Foto bersama dengan Ibu Hj. A. Mandar selesai mendampingi murid2 menjalani ujian praktek Rias Pengantin Tradisional Gaya Yogya Paes Ageng.

Murid Sanggar Rias IWOEL Angkatan I Uji kompetensi Tata Rias Pengantin Yogya Paes Ageng yang dilaksanakan di Tempat Uji Kompetensi (TUK) LPK "AMANDAR PAES"pimpinan Ibu Hj. A. MANDAR di Jl. SInar Waluyo Raya 457, Semarang.Dari kiri: Ibu Hj. Ning Slamet (Sgr. Wahyu Murti,Surtikanti) Ibu Yossy Rachman (Sgr. Bonita),Ibu Hj. A. Mandar,Ibu Medali,Ibu Ella Denny

Sejak diperlakukannya perubahan dalam system ujian negara pada lembaga pendidikan non formal oleh Dinas Pendidikan Nasional mulai tahun 2009, HARPI Melati sebagai salah satu wadah non formal di bidang tata rias pengantin tradisional segera menindak lanjuti secara system dan tehnis, salah satunya DPD Jawa Tengah telah menunjuk Ibu Hj. Amandar sebagai penyelenggara TUK (Tempat Uji Kompetensi) tingkat Jawa Tengah.

2010-12-07 07:56:03

 


Ratusan Perias Pengantin Bali Pecahkan Rekor Muri

Senin, 18 Oktober 2010 - 03:08 wib
Rohmat - Okezone
Ilustrasi (Dok: Koran SI)

DENPASAR - Lomba Tata Rias Pengantin Bali Modifikasi 2010 yang digelar di Nusa Dua, Badung, kemarin, berhasil membukukan rekor baru di Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori jumlah peserta terbanyak.

Sebenarnya, pihak panitia menargetkan 500 peserta, namun peserta justru membludak hingga 878, sehingga membuat penyelenggara kewalahan.

Setelah perwakilan MURI melakukan penilian dan penghitungan secara cermat atas, Pengantin Bali modifikasi yang dirangkai dengan perhelatan Nusa Dua Fiesta 2010, akhirnya ditetapkan memecahkan rekor baru.

Acara tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Pendidikan Nonformal dan informal Kementerian Pendidikan Nasional, Hamid Muhammad; Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ayu Pastika; Bupati Badung, AA Gede Agung; dan Dirut Utama BTDC I Made Mandra.

Ketua Panitia Inten Indrawati mengatakan, kegiatan itu merupakan kali kedua digelar di acara yang sama. “Tahun lalu, rekor MURI rias pengantin Bali sebanyak 300 peserta, jadi sekarang rekor kedua yang berhasil kami buat di sini,” papar Inten, Minggu (17/10/2010).

Dikatakannya, lomba ini merupakan puncak kegiatan dari serangkaian proses pendidikan nonformal dan informal yang berlangsung di daerah pariwisata Nusa Dua.

“Pendidikan dan pelatihan ini diharapkan bisa memberi wawasan dan keterampilan kepada warga masyarakat Bali, khususnya generasi muda dan kaum perempuan tentang bagaimana tata rias pengantin Bali,” ucapnya.

Sebagian peserta merupakan para perias yang telah mendapatkan pelatihan tata rias pengantin lembaga-lembaga pendidikan nonformal .

(ton)

sumber http://news.okezone.com


WORKSHOP.

 

Kegiatan kursus yang dilakukan di sanggar Rias & Kursus IWOEL


Lihat Peta Lebih Besar


UJIAN NEGARA DIKNAS PEMKOT SEMARANG.

     

Sebelum diperlakukan system Uji Kompetensi yang diselenggarakan oleh TUK yang ditunjuk oleh pemerintah pusat, Ujian Negara Tata Rias Pengantin diselenggaralkan oleh Pemerintah Kota Semarang

 


 

PERIAS PENGANTIN TIEN SANTOSO MENINGGAL DUNIA



07 Dec 2009

Ibu Tien Santoso perias penganantin yang sudah terkenal di Indonesia tutup usia di usianya yang ke 59 tahun. 

 Menurut kabar yang diterima almarhum tutup usia pukul 03.57 di RS Medistra karena sakit. Jenazah rencananya  akan dibawa ke rumah duka di Jl Guntur sebelum dimakamkan di TPU Karet.


Dra. Hj. Lestari Rahayu Sri Suhartiningsih Sudibyo Putri MPd, atau lebih kita kenal sebagai Tien Santoso, lahir di Madiun 11 November 1950. Sejak usia belia, Tien Santoso sudah mulai merias pengantin.


Selanjutnya, Tien belajar kemana-mana untuk mematangkan teknik dan ilmu tata riasnya dengan mengikuti kursus-kursus tata rias wajah, rambut, tata rias pengantin, hingga pembuatan kosmetik. Tien merasa bidang tata rias sangat erat dalam jiwanya.


Hingga kini, 36 tahun sudah Tien telah mengabdikan dirinya menjadi bagian dari warisan budaya dengan menjadi penata rias pengantin tradisional.


Sebagai perias pengantin, Tien dipercaya untuk menangani diantaranya pernikahan putra Presiden pertama RI, Bayu Soekarnoputra, putri proklamator, Halida Hatta, hingga Alissa Abdurrahman Wahid, juga putra mantan Wapres Try Sutrisno, putri mantan Menlu Ali Alatas hingga keluarga orang kenamaan Sudwikatmono. Begitu juga puluhan pasangan artis dari Vina Panduwinata, Onky-Paula, Maudy Koesnadi, Memes, hingga Kristina.


Selain sibuk merias pengantin, Tien Santoso dosen di Jurusan Tata Rias Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Tien pun cukup aktif di berbagai organisasi seperti Asosiasi Spa Indonesia (ASPI), Tiara Kusuma, Organisasi Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia. Tien juga kerap diundang ke berbagai seminar untuk memperkenalkan metode paes proporsional khas Tien Santoso, dimana visualisasi wajah secara morfologis harus seimbang. Yaitu mengutamakan bagaimana membuat wajah itu terlihat ideal, baru kemudian dibentuk dan dirias.


Penghargaan yang pernah didapat Tien antara lain Anugrah Piagam Bhakti Budaya, Dharma Budaya, Kridha Budaya, Pakarti Budaya, dan Bintang Mas ke-3 dari Pusat Lembaga Kebudayaan Jawi Surakarta, Kartini Award 2004 dari Iwapi, dan Satya Lencana dari Presiden RI pada 2004.
[*/ft:koleksi pribadi/ais]

Sumber http://www.rileks.com

 

kembali ke awal (SANGGAR)

 

Sun, 19 Dec 2010 @22:16

Copyright © 2014 riasmanten.net · All Rights Reserved